PT Pegadaian Cabang Pontianak membagikan 2.400 paket berisi masker dan suplemen vitamin kepada masyarakat yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Pembagian bantuan ini dilakukan langsung di kawasan Pasar Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Rabu.
PONTIANAK — Puluhan karyawan PT Pegadaian Cabang Pontianak turun ke jalan membagikan bantuan secara langsung kepada pengendara, pengguna jalan, hingga nasabah di kawasan Pasar Jalan HOS Cokroaminoto. Aksi sosial ini merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli yang menyasar masyarakat yang aktivitasnya paling rentan terpapar asap.
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Kalimantan Barat Abdul Lafaz Isnaini mengatakan, aksi bertajuk "Bersama PT Pegadaian Pulihkan Kalimantan: Menjaga Paru-paru Dunia, Menebar Kepedulian, Menumbuhkan Harapan" ini menyasar langsung warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Fokus pada Dampak Kesehatan, Bukan Pemadaman
Abdul Lafaz menjelaskan, pihaknya tidak bisa terlibat langsung dalam upaya pemadaman titik api. Namun, perusahaan berfokus pada aspek yang lebih dekat dengan kebutuhan harian warga, yakni kesehatan.
"Dari sisi Pegadaian, mungkin kami tidak bisa sampai ke pemadaman titik apinya langsung. Namun, minimal dampak kesehatannya itulah yang menjadi perhatian utama kami," ujarnya di Pontianak, Rabu.
Pembagian Serentak di 12 Outlet Kalbar
Pembagian masker dan suplemen vitamin ini tidak hanya dilakukan di kawasan Pasar Jalan HOS Cokroaminoto. Secara serentak, bantuan serupa juga dibagikan di 12 outlet Pegadaian yang tersebar di Kalimantan Barat.
Sasaran pembagian di outlet-outlet tersebut meliputi nasabah, karyawan, serta masyarakat yang tinggal di sekitar kantor. Langkah ini diambil agar jangkauan bantuan lebih luas dan tepat sasaran di tengah kondisi kabut asap yang melanda provinsi tersebut.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kurangi Risiko
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis menegaskan bahwa penanganan dampak kabut asap tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk meminimalkan risikonya.
"Melalui Program Pegadaian Peduli ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap," kata Rinaldi.
Ia berharap bantuan ini dapat mendorong warga untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri serta keluarga. Selain itu, ajakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan juga disampaikan agar risiko bencana kabut asap dapat ditekan.