Pencarian

Pemuda dan Mahasiswa Kalbar Dirikan Posko Bantuan Lawan Kabut Asap, Masker dan Air Mineral Jadi Prioritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 09:46:01 WIB
Pemuda dan Mahasiswa Kalbar Dirikan Posko Bantuan Lawan Kabut Asap, Masker dan Air Mineral Jadi Prioritas
Relawan menyiapkan paket masker dan air mineral di posko bantuan kemanusiaan yang didirikan pemuda dan mahasiswa di Pontianak.

PONTIANAK — Solidaritas warga Kalimantan Barat kembali teruji di tengah bencana asap. Sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa bahu-membahu mendirikan posko bantuan kemanusiaan di Kota Pontianak sebagai respons atas memburuknya kualitas udara akibat karhutla.

Kolaborasi ini melibatkan Forum Komunikasi Pemuda Ketapang (FKBK), Forum Pemuda Kalimantan Barat (FOMDA Kalbar), BEM SI Wilayah Kalbar, dan BEM Nusantara Kalimantan Barat. Mereka bergerak dengan semangat "Rakyat Bantu Rakyat" untuk meringankan beban warga yang terdampak.

Masker dan Air Mineral Jadi Kebutuhan Utama

Bantuan yang dikumpulkan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak. Masker kesehatan disiapkan untuk mengurangi paparan langsung partikel asap, sementara air mineral didistribusikan untuk menjaga hidrasi warga selama kondisi udara tidak sehat.

Perwakilan FOMDA Kalbar, Syarif Falmu, menyebut dua jenis bantuan itu menjadi prioritas utama. "Kami fokus pada bantuan yang paling mendesak saat ini, yaitu masker dan air minum. Tujuannya adalah untuk sedikit meringankan beban masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka," ujarnya.

Para relawan tampak sibuk menyiapkan paket bantuan pada malam hari. Pendistribusian dilakukan dengan sistem gotong royong melibatkan seluruh organisasi yang tergabung dalam posko.

Generasi Muda Tak Bisa Diam

Kehadiran posko ini bukan tanpa alasan. Paparan asap karhutla dalam jangka panjang berisiko memicu gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang kerap menyerang anak-anak dan lansia.

Syariful, perwakilan FKBK, menegaskan aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata generasi muda terhadap sesama warga Kalbar. "Aksi ini murni bentuk kepedulian kita sesama warga Kalimantan Barat. Kami melihat kondisi udara di Pontianak yang terus memburuk, dan sebagai generasi muda, kita tidak bisa tinggal diam," kata Syariful.

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menyampaikan pernyataan dukungan. Kehadiran langsung di lapangan saat warga menghadapi situasi sulit adalah bukti bahwa generasi muda mengambil peran.

Pencegahan Karhutla Harus Lebih Serius

Di luar aksi kemanusiaan, para pemuda dan mahasiswa juga mendesak pemerintah memperkuat upaya penanggulangan karhutla. Mereka menilai penanganan yang selama ini dilakukan cenderung reaktif dan baru berjalan ketika kebakaran sudah meluas.

Langkah pencegahan dan solusi jangka panjang dinilai jauh lebih penting agar persoalan kabut asap tidak terus berulang setiap tahun. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kualitas udara masih dalam kondisi buruk.

Posko gabungan yang digawangi FKBK, FOMDA Kalbar, BEM SI Wilayah Kalbar, dan BEM Nusantara Kalimantan Barat masih membuka ruang partisipasi bagi masyarakat maupun dermawan yang ingin menyalurkan bantuan.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks