Polres Bengkayang membangun sumur bor di Dusun Melapis, Desa Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang untuk memenuhi kebutuhan air warga pesisir sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut. Sumur sedalam 22 meter tersebut kini dimanfaatkan sekitar 350 kepala keluarga atau 1.165 jiwa.
BENGKAYANG — Polres Bengkayang membangun sumur bor di Dusun Melapis, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, untuk memenuhi kebutuhan air warga pesisir sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut. Sumur sedalam 22 meter yang digarap sekitar dua hari itu kini dimanfaatkan sekitar 350 kepala keluarga atau 1.165 jiwa.
Wilayah Dusun Melapis selama ini dikenal sebagai daerah dengan keterbatasan sumber air, terutama saat kemarau. Salah seorang warga, Jamali, mengaku keberadaan sumur bor itu sangat membantu aktivitas harian mereka.
"Alhamdulillah, dengan adanya sumur bor ini banyak manfaatnya bagi warga. Di sini kekurangan air, sehingga bisa membantu untuk minum, mandi dan kebutuhan lainnya," kata Jamali di Bengkayang, Kamis.
Sumber Air Saat Kebakaran Lahan
Jamali menambahkan, air dari sumur itu juga bisa digunakan untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran, terutama di lahan gambut yang rawan terbakar. "Untuk kebakaran juga bisa digunakan untuk memadamkan api. Banyak manfaatnya, untuk mandi bisa, untuk minum juga bisa," ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada kepolisian atas pembangunan sarana tersebut. "Terima kasih kepada Bapak Kapolres Bengkayang dan jajarannya atas adanya sumur bor ini. Manfaatnya banyak untuk masyarakat yang ada di sini," katanya.
Kapolres: Penanganan Karhutla Hingga Desa
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan penyediaan sumber air merupakan bagian dari penguatan penanganan karhutla di tingkat desa. Sumur bor ini dibuat untuk mendukung pemadaman dan pendinginan lahan terbakar di lokasi sekitar permukiman warga.
"Penanganan ini melalui penyediaan sumber air, pemadaman dan pendinginan, patroli terpadu, pemantauan titik panas, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat," kata Syahirul.
Pencegahan Sebelum Api Muncul
Polres Bengkayang menyadari kawasan gambut Dusun Melapis rentan terbakar, khususnya ketika musim kemarau. Karena itu, upaya tidak hanya dilakukan setelah api muncul, tetapi juga melalui deteksi dini dan sosialisasi.
Petugas melakukan pengecekan langsung atau ground checking terhadap laporan kebakaran, verifikasi titik panas, patroli terpadu, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan karhutla. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan warga memiliki akses air yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus kesiapan saat situasi darurat kebakaran.