PONTIANAK — Sebanyak 3.690 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir, sementara kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah pada Jumat (4/9/2026). BMKG Supadio Pontianak menilai potensi kebakaran hutan dan lahan meningkat karena indeks kemudahan terbakar pekan ini berada pada kategori mudah hingga sangat mudah.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak Iskandar menyebutkan, kabut asap diperkirakan menyelimuti Kalbar sejak pagi hingga malam. Hujan ringan berpeluang turun di sebagian kecil Kapuas Hulu dan Ketapang pada siang hingga sore, sedangkan hujan sedang berpotensi terjadi di Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu pada malam hingga dini hari.
Indeks Kemudahan Terbakar: Kategori Mudah sampai Sangat Mudah
Berdasarkan pemantauan BMKG, indeks kemudahan terbakar untuk periode 4–10 September 2026 masuk kategori mudah hingga sangat mudah. Kondisi itu ditunjang suhu udara yang berkisar 22–36 derajat Celsius dengan kelembapan 40–95 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam. Pola angin ini turut memengaruhi sebaran asap di sejumlah kabupaten/kota.
Hujan Ringan Hanya di Sebagian Kapuas Hulu dan Ketapang
BMKG memprakirakan cuaca pagi hingga siang di sebagian besar wilayah Kalbar cerah berawan dan berkabut asap. Potensi hujan ringan baru muncul di sebagian kecil Kapuas Hulu dan Ketapang pada siang hingga sore.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca cenderung berawan dan masih disertai kabut asap. Hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur sebagian Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu.
BMKG Ingatkan Warga Tidak Bakar Lahan
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpot