Pencarian

Pascakarhutla di Dusun Paser, Koramil 1210-03/Mandor dan Tim Gabungan Sisir Titik Bara agar Tak Berjaya Lagi

Jumat, 04 September 2026 • 14:02:02 WIB
Pascakarhutla di Dusun Paser, Koramil 1210-03/Mandor dan Tim Gabungan Sisir Titik Bara agar Tak Berjaya Lagi
Tim gabungan TNI-Polri dan warga menyisir titik bara di Dusun Paser pascakarhutla untuk memastikan proses pendinginan berjalan menyeluruh.

LANDAK — Upaya penanganan Karhutla di Dusun Paser belum berakhir. Meski api utama telah padam, jajaran Kodim 1210/Landak bersama Polsek Mandor, personel BKO Yonif TP 542/Arya Tadah, dan masyarakat masih memeriksa area bekas kebakaran untuk memastikan tak ada bara yang bisa menyulut api kembali.

Kegiatan penyisiran ini merupakan bagian dari langkah antisipasi. Sejumlah titik kecil yang masih mengeluarkan asap ditemukan di lapangan, sehingga tim gabungan memperluas jangkauan patroli ke area yang berpotensi menyimpan bara.

Fokus Pendinginan: Perketat Titik Bekas Karat

Peltu Hendri Gunawan, Sertu Aspuri, dan Serda Yusuf dari Koramil 1210-03/Mandor turun langsung ke titik lokasi. Mereka bergabung dengan Kapolsek Mandor Iptu Bernardus Didi Kusnadi beserta dua anggotanya dan warga sekitar.

Penyisiran menyasar area yang masih berpotensi menyimpan bara. Tim gabungan memastikan proses pendinginan berjalan menyeluruh, bukan hanya di permukaan tanah yang terlihat gosong.

Pemicu Kebakaran Berulang Masih Jadi Ancaman

Komandan Kodim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo mengingatkan bahwa hilangnya kobaran api tak berarti penanganan selesai. Ia menegaskan bara-bara kecil yang masih menghasilkan asap wajib dipadamkan tuntas supaya tidak membesar menjadi titik api.

"Api yang terlihat sudah padam bukan berarti penanganan selesai. Bara-bara kecil yang masih mengeluarkan asap harus dipastikan benar-benar padam agar tidak kembali menjadi titik api. Kami terus mengerahkan personel bersama Polri, BKO, dan masyarakat untuk melakukan penyisiran serta pendinginan sampai lokasi dinyatakan aman," tegas Dandim dalam keterangannya.

Sinergi TNI-Polri dan Warga Jadi Kunci

Dandim Doni Prasetyo memberikan apresiasi atas sinergi semua unsur yang terlibat di lokasi. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dan partisipasi warga mempercepat proses pendinginan sekaligus mencegah Karhutla meluas ke area lain.

Kebakaran lahan kerap terjadi di Kalimantan Barat saat musim kemarau. Wilayah gambut yang luas membuat api mudah menyebar di bawah permukaan tanah, sehingga proses pemadaman sering kali membutuhkan waktu berhari-hari meski api di permukaan telah hilang.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks