Pencarian

Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama di Batur Bali Digelar 12 Agustus-6 Oktober 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 • 17:52:01 WIB
Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama di Batur Bali Digelar 12 Agustus-6 Oktober 2026
Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama digelar di Pura Hulundanu Batur, Kintamani, Bali, pada 12 Agustus hingga 6 Oktober 2026.

KALIMANTAN BARAT — Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama berlangsung di Pura Hulundanu Batur, Desa Songan, Kintamani, Bali, sejak 12 Agustus hingga 6 Oktober 2026. Ritual sepuluh tahunan ini menjadi daya tarik wisata budaya yang memperlihatkan bagaimana tradisi Bali tetap hidup di kawasan Gunung dan Danau Batur. Kementerian Pariwisata menilai momen ini sebagai fondasi pariwisata berkualitas yang berkelanjutan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak bisa hanya bersandar pada keindahan alam. Nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi disebutnya sebagai fondasi utama pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Pandangan itu disampaikan Widiyanti saat menyoroti pelaksanaan Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Songan, Kintamani, Bali. Upacara yang digelar setiap sepuluh tahun ini disebutnya sebagai gambaran nyata bagaimana budaya bisa menjadi pijakan pariwisata yang lestari.

Makna Tri Hita Karana bagi Pariwisata

Dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, Widiyanti menyebut nilai Tri Hita Karana dalam upacara ini sebagai cerminan jiwa pariwisata Indonesia. Wisatawan datang bukan hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga merasakan budaya yang hidup dan keramahan masyarakatnya.

"Nilai Tri Hita Karana dalam upacara ini menjadi cerminan jiwa pariwisata Indonesia. Wisatawan datang bukan sekadar menikmati keindahan alam, tetapi juga merasakan budaya yang hidup dan keramahan masyarakatnya," kata Widiyanti.

Tri Hita Karana mencakup keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Nilai ini disebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter pariwisata Indonesia.

Penyelenggaraan Tawur Agung Manca Wali Krama tidak hanya bermakna spiritual bagi masyarakat setempat. Upacara ini juga memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan, ketulusan bhakti, dan semangat gotong royong yang dijaga dari generasi ke generasi.

Batur, Geopark Pertama Indonesia

Kawasan Batur menyimpan kekayaan warisan alam dan budaya yang diakui dunia. Batur ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pertama di Indonesia pada 2012 dengan luas kawasan mencapai 36.640 hektare.

Gunung Batur dan Danau Batur punya makna mendalam dalam kehidupan masyarakat Bali. Secara teologis, Gunung Batur dimaknai sebagai simbol Purusa, sedangkan Danau Batur sebagai simbol Pradana. Air yang bersumber dari kawasan ini berperan penting sebagai sumber kehidupan, kesuburan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Dalam konteks itu, Tawur Agung Manca Wali Krama menjadi momentum memperkuat kesadaran menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam.

Peran Generasi Muda dan Revalidasi Geopark

Widiyanti mendorong generasi muda mengambil peran meneruskan warisan tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, keberlanjutan tradisi tidak hanya soal pelaksanaan ritual, tetapi juga menjaga kesucian kawasan sakral Batur, merawat lingkungan, serta mempertahankan kerukunan masyarakat.

"Kami berharap warisan tradisi ini akan terus dijalankan para generasi muda dengan tetap menjaga kesucian kawasan Batur dan tetap rukun dalam kebersamaan. Semoga upacara ini membawa kerahayuan, kesejahteraan, dan keharmonisan bagi Bali dan seluruh umat di Indonesia," ujar Widiyanti.

Dalam kunjungan kerjanya, Widiyanti juga menyambangi Batur UNESCO Global Geopark untuk melihat langsung upaya edukasi dan pelestarian warisan alam. Ia menerima penjelasan mengenai proses revalidasi Batur UNESCO Global Geopark yang berhasil mempertahankan status hijau selama empat kali.

Bagi wisatawan yang berencana menyaksikan langsung rangkaian upacara ini, informasi terkini soal jadwal, akses masuk kawasan, dan aturan berkunjung dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau pengelola Pura Hulundanu Batur.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: riau.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks