Pencarian

Museum Geologi Bandung Gelar Day and Night at the Museum Tiap Minggu Pertama

Selasa, 13 Oktober 2026 • 15:22:01 WIB
Museum Geologi Bandung Gelar Day and Night at the Museum Tiap Minggu Pertama
Museum Geologi Bandung menggelar Day and Night at the Museum setiap minggu pertama tiap bulan.

KALIMANTAN BARAT — Museum Geologi Bandung menggelar Day and Night at the Museum setiap minggu pertama tiap bulan, termasuk edisi Oktober bertema Geo Festival. Agenda rutin ini menggabungkan edukasi kebencanaan, pameran, bazar, hingga pertunjukan malam untuk semua kalangan. Pada edisi terbaru, kegiatan berkolaborasi dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI).

Pada edisi Oktober, Museum Geologi mengangkat tema Geo Festival melalui kolaborasi dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI). Tema ini dipilih untuk memperkuat pesan kebencanaan kepada masyarakat Bandung yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Rangkaian Acara Geo Festival

Geo Festival menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang untuk berbagai segmen pengunjung, dari anak-anak hingga orang tua. Berikut rangkaian acaranya:

  • Talkshow kebencanaan dan geofisika
  • Kompetisi poster
  • Pameran edukatif
  • Edukasi tanggap bencana untuk anak-anak
  • Bazar
  • Pertunjukan malam

Edukasi Tanggap Bencana untuk Anak

Salah satu kegiatan yang menonjol adalah edukasi tanggap bencana yang dipadukan dengan aktivitas mewarnai. Materi yang disampaikan mencakup tanggap bencana umum, aktivitas vulkanik, dan kegempaan.

Metode ini dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami materi kebencanaan melalui visual dan aktivitas yang menyenangkan. Peserta diberi slideshow, lalu diajak mewarnai desain gunung api yang sudah disiapkan panitia.

"Jadi awalnya itu diberikan slideshow, terus kami bercerita mengenai tanggap bencana secara umum, lalu ada kegiatan aktivitas vulkanik dan juga kegempaan. Lalu dibarengin juga kita aktivitas mewarnai yang sudah ada desainnya itu berupa gunung api," ujar Ilona, person in charge Geofestival Museum Geologi x HAGI.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah anak yang hadir. Sekitar 109 hingga 110 anak ikut berpartisipasi dan menunjukkan respons aktif selama kegiatan berlangsung.

Latar Belakang Edukasi Kebencanaan

Edukasi ini dilatarbelakangi pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di sekitar Bandung. HAGI ingin warga lebih mengenal potensi bahaya seperti Sesar Lembang dan aktivitas vulkanik.

"Dirasa kita punya urgensi untuk memberikan pengertian kepada masyarakat mengenai adanya Sesar Lembang, lalu juga adanya aktivitas vulkanik yang akhir-akhir ini kejadian kan terhadap Gunung Anak Krakatau. Jadi kami berharap sih sebenarnya masyarakat di Bandung, teman-teman di Bandung itu sadar akan adanya bahaya-bahaya yang ada di sekitar dan juga aware," kata Ilona.

Respons Pengunjung dan Harapan Museum

Humas Museum Geologi Bandung, Torry, menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan. Pelaksanaan edisi Oktober berjalan tanpa kendala berarti berkat pengalaman dari kegiatan sebelumnya.

"Jadi kegiatan Night at the Museum ini event rutin yang dilakukan oleh Museum Geologi, satu bulan satu kali dilaksanakannya pada minggu pertama di setiap bulan. Kemudian untuk tema Geo Festival ini, karena kita berkolaborasi atau bekerja sama dengan HAGI," ujar Torry.

"Jadi kalau untuk kendala tidak ada, karena ini kegiatan rutin yang kita lakukan. Jadi kendala-kendala yang sering kita hadapi atau yang kita lakukan biasanya sudah kita teratasi. Untuk saat ini atau khususnya di bulan Oktober ini tidak ada kendala. Kemudian untuk antusiasmenya sangat tinggi," ujarnya menambahkan.

Museum Geologi berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sumber informasi kebencanaan yang faktual. Salah satu tujuannya mengubah pandangan masyarakat bahwa berkunjung ke museum pada malam hari tidak menyeramkan.

"Dengan kegiatan seperti ini akan merubah mindset atau pola pikir dari masyarakat bahwa berkunjung ke Museum Geologi pada malam hari tidak menyeramkan dan tidak seburuk yang dipikirkan oleh masyarakat," kata Torry.

Bagi traveler yang ingin mengikuti agenda ini, informasi jadwal dan ketentuan kunjungan terbaru dapat dikonfirmasi langsung ke Museum Geologi Bandung atau dinas pariwisata setempat. Durasi ideal kunjungan berkisar dua hingga tiga jam untuk menikmati seluruh rangkaian acara.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks