MELAWI — Kerusakan tersebar di jembatan-jembatan yang menghubungkan kecamatan dan desa, dengan tiga titik yang menjadi perhatian utama: jembatan rangka baja di Desa Bora, Jembatan Sungai Bakah, dan Jembatan Kerangan Kora. Malin menyebut penanganannya perlu dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi, skala prioritas, dan kemampuan anggaran daerah.
Keterbatasan Anggaran Daerah Jadi Penghambat
Anggaran daerah yang terbatas disebut sebagai tantangan utama mempercepat pembangunan infrastruktur di Melawi. Karena itu, Pemkab berharap dukungan pemerintah pusat melalui anggaran pembangunan nasional.
Dukungan itu dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur wilayah yang selama ini bergantung pada kondisi jembatan.
Tiga Jembatan yang Jadi Prioritas Penanganan
Jembatan rangka baja di Desa Bora, Jembatan Sungai Bakah, dan Jembatan Kerangan Kora menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut. Ketiganya dinilai penting bagi konektivitas masyarakat antarwilayah.
Malin menegaskan kondisi infrastruktur tersebut membutuhkan perhatian bersama agar penanganannya bisa segera dilakukan.
Proposal Diserahkan Langsung ke Ketua Komisi V DPR RI
Dalam momentum kunjungan kerja itu, Malin menyerahkan proposal usulan pembangunan infrastruktur mendesak kepada Lasarus selaku Ketua Komisi V DPR RI. Penyerahan proposal diharapkan menjadi langkah awal memperjuangkan dukungan anggaran pemerintah pusat.
Komisi V DPR RI membidangi infrastruktur, perhubungan, pekerjaan umum, dan perumahan rakyat, sehingga usulan Pemkab Melawi masuk ke ranah yang relevan.
Peran Jembatan bagi Distribusi Hasil Pertanian Warga
Keberadaan jembatan menopang mobilitas warga sehari-hari. Jembatan juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari desa ke pasar kecamatan.
Akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi ikut bergantung pada kondisi infrastruktur tersebut. Kerusakan jembatan berarti warga harus menempuh jalur lebih jauh atau memikul risiko melintas di struktur yang tidak layak.
Harapan Tindak Lanjut dari Pemerintah Pusat
Pemkab Melawi berharap usulan yang disampaikan memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah pusat. Penanganan jembatan rusak maupun pembangunan jembatan baru diharapkan terealisasi sesuai skala prioritas yang telah disusun.
Belum ada keterangan mengenai besaran anggaran yang diajukan dalam proposal tersebut maupun jadwal pembahasan lanjutan dengan Komisi V DPR RI.