Wali Kota Pontianak Terima TPAKD Award 2026 Terbaik Tingkat Kota Wilayah Kalimantan di Rakornas Jakarta

Penulis: Luqman Arif  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:16:01 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima penghargaan TPAKD Award 2026 kategori terbaik tingkat kota wilayah Kalimantan dalam Rakornas TPAKD di Jakarta.

PONTIANAK — Penghargaan TPAKD Award 2026 diterima Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto. Capaian ini menjadi kado bagi Kota Pontianak menjelang peringatan Hari Jadi ke-255.

Edi menyebut penghargaan tersebut belum berarti tanpa manfaat yang dirasakan langsung oleh warga. Menurutnya, keberhasilan program diukur dari semakin terbukanya kesempatan masyarakat mengembangkan usaha dan mengelola keuangan.

Sejalan dengan Arahan Presiden soal Akses Keuangan

Edi menyambut baik arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat akses keuangan bagi masyarakat. Kemudahan layanan keuangan dinilainya sebagai faktor penting pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM.

"Kami sejalan dengan arahan Bapak Presiden untuk mempercepat akses keuangan bagi masyarakat. Harapannya, semakin banyak warga dan pelaku usaha yang mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan keuangan, baik untuk mengembangkan usaha maupun meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Pemerintah Kota Pontianak juga berharap dukungan dan insentif dari pemerintah pusat terus meningkat. Dukungan itu dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas pemda dalam memperluas jangkauan program TPAKD.

Empat Program yang Dijalankan Lewat TPAKD

Melalui TPAKD, Pemkot Pontianak menjalankan sejumlah program perluasan akses keuangan. Sasaran utamanya pelaku UMKM, pedagang, pelajar, hingga wajib pajak daerah.

  • Perluasan akses keuangan bagi pelaku UMKM dan pedagang
  • Peningkatan penggunaan transaksi digital
  • Pembiasaan menabung di kalangan pelajar melalui kepemilikan rekening
  • Pengembangan inovasi ePonti sebagai kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah

Program tersebut juga mencakup peningkatan literasi keuangan. Tujuannya agar masyarakat mampu memilih layanan keuangan resmi dan terhindar dari praktik pembiayaan ilegal.

"Upaya ini juga mencakup peningkatan literasi keuangan agar masyarakat mampu memilih layanan keuangan resmi dan terhindar dari praktik pembiayaan ilegal," imbuh Edi.

Penghargaan Disebut Hasil Kerja Bersama

Edi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, dunia usaha, dan seluruh jajaran perangkat daerah Pemkot Pontianak. Kolaborasi berbagai pihak dinilainya sebagai kunci agar program TPAKD berjalan berkelanjutan.

"Terima kasih kepada masyarakat, dunia usaha, dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah mengambil bagian dalam upaya ini. Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ke depan, kita akan terus memperkuat kerja sama agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari kemudahan akses keuangan," tuturnya.

Ke depan, Pemkot Pontianak menargetkan program TPAKD menjangkau lebih banyak warga. Edi berharap capaian ini memperkuat komitmen mewujudkan Pontianak Tangguh Bersahabat.

"Keberhasilan program perlu diukur dari semakin terbukanya kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, mengelola keuangan dengan baik, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," pungkasnya.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top