Pencarian

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Armada Tangki Air untuk Karhutla dan Kekeringan di Kalbar, Kubu Raya Sudah Status Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 02:49:31 WIB
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Armada Tangki Air untuk Karhutla dan Kekeringan di Kalbar, Kubu Raya Sudah Status Darurat
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kesiapan armada tangki air dan mesin pompa untuk penanganan karhutla dan kekeringan di Kalimantan Barat.

PONTIANAK — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sejumlah armada tangki air dan mesin pompa darurat untuk menangani dampak kekeringan parah serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penguatan koordinasi lintas sektoral menjadi prioritas demi menjamin keselamatan warga di tengah kondisi darurat yang tengah berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah resmi menetapkan status darurat bencana karhutla. Kondisi ini diperparah dengan krisis air bersih yang mulai mengganggu aktivitas harian masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok desa.

El Nino dan Tantangan Lahan Gambut Pesisir

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I, M. Tahid, menyebut fenomena El Nino memperparah risiko kebakaran di tanah Borneo. Karakteristik lahan gambut di pesisir Kalbar menjadi tantangan terberat bagi tim di lapangan karena bara api sering kali bersembunyi di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan.

"Upaya kita di lapangan ikut membantu dalam hal pompa-pompa, kemudian beberapa BBM, juga dengan turun ke lapangan langsung," ujar M. Tahid.

Tim kini fokus melakukan mitigasi darurat dengan menyisir serta memetakan titik sumber air permukaan yang tersisa. Sumber air tersebut menjadi pasokan utama bagi mobil pemadam kebakaran dalam menjangkau titik-titik api yang sulit diakses.

Distribusi Air Bersih ke Lima Wilayah Prioritas

Krisis air tak hanya memicu kebakaran, tetapi juga melumpuhkan akses air minum warga. Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalbar, Mohd. Yoza Habibie, menjelaskan timnya fokus mendistribusikan air bersih dari PDAM terdekat menggunakan truk tangki yang bergerak siang malam.

"Kami lebih ke penanganan kekeringan ada di beberapa kabupaten. Unit kita sudah bergerak ke sana," kata Yoza Habibie.

Wilayah prioritas penyaluran bantuan mencakup Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Sanggau, Landak, hingga Kayong Utara. Selain air bersih, sarana sanitasi portabel dan hidran umum mulai dipasang di titik pengungsian atau wilayah padat penduduk untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Pengawasan Ketat Pembukaan Lahan di Musim Kemarau

Menteri PU Dody Hanggodo memastikan kementeriannya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, melainkan bertanggung jawab penuh atas pemanfaatannya di masa krisis. Penanganan di Kalbar berjalan terintegrasi antara pengelolaan sumber daya air dan penyediaan sarana Cipta Karya.

Pemerintah pusat juga mengimbau pelaku usaha dan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar selama musim kemarau ini. Pengawasan ketat terus ditingkatkan di area rawa gambut yang rentan terbakar, mengingat dampaknya langsung mengancam keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks