Kapal Motor Bukit Raya milik PT Pelni dijadwalkan melintasi rute terpanjang dari Pelabuhan Pontianak menuju Jakarta Utara dengan singgah di sembilan pelabuhan. Pelayaran antarpulau ini dimulai pada Jumat, 11 September 2026 pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan tiba di pelabuhan tujuan pada 16 September 2026 pukul 09.00 WIB.
Pelayaran KM Bukit Raya menempuh durasi hingga lima hari perjalanan laut. Kapal buatan galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman tahun 1994 ini memiliki bobot 6.022 GT dengan panjang badan 99,8 meter. Desain kapalnya masuk kategori tipe 1.000 pax dengan kapasitas tampung resmi 970 penumpang.
Trayek operasional KM Bukit Raya mencakup wilayah pelayaran DKI Jakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, hingga Kalimantan Barat. Rute ini berfungsi sebagai penghubung mobilitas warga serta jalur distribusi logistik antarpulau. Singgah di sembilan pelabuhan menjadikannya pelayaran dengan rute terpanjang dalam jadwal armada Pelni hari itu.
Selain KM Bukit Raya dari Pontianak, Pelni memberangkatkan delapan pelayaran kapal lain pada 11 September 2026. KM Dobonsolo mengawali agenda laut dari Manokwari pukul 01.00 WIT menuju Sorong melintasi dua pelabuhan dan tiba pukul 14.00 WIT di hari yang sama. KM Tilongkabila bertolak dari Banggai pukul 08.00 WITA menuju Kendari singgah di dua pelabuhan, dijadwalkan tiba 12 September pukul 01.00 WITA.
KM Nggapulu berangkat dari Makassar pukul 12.00 WITA menuju Ambon melewati empat pelabuhan dan bersandar pada 13 September pukul 14.00 WIT. Dari Nusa Tenggara Timur, KM Awu berlayar dari Kupang pukul 17.00 WITA menuju Denpasar melintasi lima pelabuhan, tiba 14 September pukul 10.00 WITA. Pada jam yang sama, KM Lawit lepas tali dari Kotawaringin Barat pukul 17.00 WIB menuju Surabaya singgah di dua pelabuhan dan tiba 12 September pukul 22.00 WIB.
Kapal dengan kapasitas terbesar di seluruh armada Pelni, KM Labobar berdaya angkut 3.084 penumpang, meluncur dari Kab. Tual pukul 21.00 WIT menuju Ambon melewati tiga pelabuhan dan tiba 12 September pukul 19.00 WIT. Jadwal harian ditutup oleh KM Sangiang yang bertolak dari Ambon pukul 23.59 WIT menuju Buru melintasi dua pelabuhan untuk tiba 12 September pukul 10.00 WIT.
KM Dobonsolo tercatat beroperasi dua kali sepanjang hari tersebut. Kapal ini melanjutkan rute liner yang sama usai tiba di Sorong dari Manokwari pada siang harinya. Dobonsolo kembali diberangkatkan dari Sorong pukul 17.00 WIT menuju Surabaya melewati empat pelabuhan dan dijadwalkan tiba 15 September pukul 01.00 WIB.
Ambon menjadi titik temu lalu lintas perairan yang padat. Pelabuhan ini menerima kedatangan KM Nggapulu dari Makassar serta KM Labobar dari Tual. Ambon sekaligus menjadi pelabuhan tolak KM Sangiang menuju Buru sebelum pergantian hari.
Tiket kapal Pelni dapat diperoleh secara daring melalui aplikasi PELNI Mobile maupun situs pelni.co.id. Calon penumpang juga dapat mengakses layanan Contact Center 162 atau membeli langsung melalui loket resmi di pelabuhan keberangkatan.
Penumpang diwajibkan membawa kartu identitas berupa KTP asli saat hendak naik ke atas kapal. Hadirlah di pelabuhan minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Seluruh agenda pelayaran kapal dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi cuaca dan kesiapan teknis kapal di laut.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 01.00 WIT | 11 Sep, 14.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Banggai → Kendari | 08.00 WITA | 12 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Nggapulu | Makassar → Ambon | 12.00 WITA | 13 Sep, 14.00 WIT | 4 pelabuhan |
| KM.Awu | Kupang → Denpasar | 17.00 WITA | 14 Sep, 10.00 WITA | 5 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Pontianak → Jakarta Utara | 17.00 WIB | 16 Sep, 09.00 WIB | 9 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 17.00 WIT | 15 Sep, 01.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Lawit | Kotawaringin Barat → Surabaya | 17.00 WIB | 12 Sep, 22.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Labobar | Kab. Tual → Ambon | 21.00 WIT | 12 Sep, 19.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sangiang | Ambon → Buru | 23.59 WIT | 12 Sep, 10.00 WIT | 2 pelabuhan |
Tipe 1.000 pax, dibangun 1994 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 970 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter. Wilayah pelayaran: DKI Jakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.