Pencarian

Demplot Padi di Melawi Hasilkan 6 Ton per Hektar, Bukti Lahan Gambut Produktif

Kamis, 07 Mei 2026 • 15:07:01 WIB
Demplot Padi di Melawi Hasilkan 6 Ton per Hektar, Bukti Lahan Gambut Produktif
Panen demplot padi varietas IPB 9G di lahan gambut Melawi mencapai 6,08 ton per hektar.

MELAWI — Hasil panen demplot menunjukkan angka menggembirakan. Berdasarkan ubinan yang dilakukan, demplot padi varietas IPB 9G di lahan gambut itu menghasilkan 3,8 kilogram gabah kering panen (GKP) per rumpun, setara 6,08 ton per hektar. Penyuluh Pertanian Kabupaten Melawi, John Epafras, menyebut pencapaian tersebut cukup baik mengingat tantangan pengelolaan lahan gambut yang spesifik.

"Capaian itu dinilai cukup baik, terutama karena budidaya dilakukan di lahan gambut yang memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaannya," ujar John dalam keterangan resmi.

Pertumbuhan Tanaman Menunjukkan Adaptasi Optimal

Data biofisik demplot juga positif. Jumlah anakan mencapai 12 hingga 15 per rumpun dari total 116 rumpun pengamatan, menandakan varietas IPB 9G beradaptasi baik dengan karakteristik lahan setempat. John menilai pertumbuhan tersebut merupakan indikator penting bahwa lahan gambut, selama ini dianggap marjinal, sebenarnya memiliki potensi produktif dengan pengelolaan yang tepat.

Visi Desa Batu Nanta Jadi Sentra Beras Kalimantan

Ketua DPD LDII Melawi, Muhammad Mardiyanto, menggunakan momentum panen ini untuk mengajak warga memanfaatkan lahan gambut yang masih luas. "Apa yang LDII lakukan semoga menjadi motivasi warga untuk memanfaatkan lahan yang ada. Potensinya bisa mencapai 8 hektar. Jika bisa serempak menanam padi maka peluang besar desa ini menjadi sentra beras," jelas dia.

Rencana ekspansi itu dukung penuh oleh Kelompok Tani Mawang Raya. Ketua kelompok tani, Taswadi, berkomitmen mengajak warga tambah luas tanam. "Kami akan tambah luas tanam, dan mengajak warga untuk memanfaatkan lahan gambut yang selama ini belum terkelola dengan baik. Demplot ini bukti jika padi juga cocok untuk dibudidayakan di lahan gambut," katanya.

Desa Batu Nanta Masuk Program Ketahanan Pangan Nasional

Status desa berkembang seiring usulan DPP LDII kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Desa Batu Nanta masuk dalam delapan desa yang diusulkan menjadi Desa Binaan Tematik dengan fokus Ketahanan Pangan. Mardiyanto menegaskan LDII akan melanjutkan pendampingan untuk merealisasikan program nasional tersebut.

"Desa Batu Nanta telah diusulkan menjadi Desa Binaan Tematik oleh DPP LDII kepada Mendes PDT. Maka secara organisatoris LDII akan melanjutkan apa yang dicapai pada kesempatan ini," tegas dia.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks