Pencarian

Progres Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Capai 90 Persen, Pelaksana Bantah Tak Sesuai Standar

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:08:27 WIB
Progres Pembangunan Dapur MBG Desa Nanga Dua Capai 90 Persen, Pelaksana Bantah Tak Sesuai Standar
Pembangunan dapur MBG Desa Nanga Dua telah mencapai progres fisik 90 persen.

KAPUAS HULU — Pembangunan dapur MBG di Desa Nanga Dua, Kabupaten Kapuas Hulu, memasuki tahap akhir. Pelaksana proyek menyebut progres fisik sudah mencapai 90 persen dan membantah adanya pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Klaim ini sekaligus menjawab keraguan sejumlah pihak yang mempertanyakan kualitas bangunan. Pelaksana memastikan seluruh material dan metode pengerjaan mengacu pada standar yang ditetapkan dalam kontrak.

Bagaimana Kondisi Fisik Bangunan Saat Ini?

Dari pantauan di lapangan, struktur utama dapur sudah berdiri. Pemasangan atap, plafon, dan lantai juga hampir rampung. Pekerjaan yang tersisa sebagian besar adalah finishing dan instalasi peralatan dapur.

Pihak pelaksana menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi material. Semua bahan bangunan yang digunakan, termasuk semen, besi, dan kayu, disebutkan sesuai dengan rencana awal proyek.

Apa Isi Bantahan Pelaksana Proyek?

“Tidak benar kalau pembangunan dapur MBG ini asal-asalan. Semua tahapan kami kerjakan sesuai prosedur dan standar yang sudah disepakati,” ujar perwakilan pelaksana di lokasi, Senin lalu.

Menurutnya, tuduhan soal pengerjaan tidak standar muncul karena belum adanya pemahaman utuh terhadap progres di lapangan. Ia menambahkan bahwa pengawasan dari konsultan dan dinas terkait juga berjalan secara berkala.

Kapan Dapur MBG Ini Mulai Beroperasi?

Setelah rampung, dapur ini akan digunakan untuk memproduksi makanan bergizi bagi anak sekolah di Desa Nanga Dua dan sekitarnya. Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang diturunkan ke daerah untuk menekan angka stunting dan malnutrisi.

Pelaksana menargetkan serah terima proyek dalam waktu dekat, tepatnya setelah seluruh pekerjaan finishing dan uji coba peralatan dapur selesai dilakukan.

Mengapa Ada Tuduhan Pengerjaan Asal-Asalan?

Keraguan dari sebagian warga muncul setelah melihat beberapa bagian bangunan yang dianggap kurang rapi. Namun, pihak pelaksana menjelaskan bahwa kondisi tersebut adalah tahap pengerjaan yang belum final.

“Kami imbau warga untuk bersabar. Semua akan kami selesaikan dengan baik. Jangan menyimpulkan sebelum pekerjaan benar-benar tuntas,” tambahnya.

Dinas terkait di Kabupaten Kapuas Hulu dijadwalkan melakukan inspeksi akhir sebelum dapur resmi diserahkan ke pengelola program MBG setempat.

Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks