PUTUSSIBAU — Komando Distrik Militer 1206 Putussibau memastikan hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1447 H benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan di pelosok Kapuas Hulu. Tidak hanya dibagikan di sekitar markas, personel TNI juga mendistribusikan daging ke kampung-kampung yang akses jalannya masih terbatas.
Siapa Saja yang Menerima Daging Kurban?
Prioritas penerima adalah warga kurang mampu, lansia, dan yatim piatu yang tinggal di bantaran Sungai Kapuas. Sebagian dari mereka berdomisili di kampung yang hanya bisa dijangkau dengan perahu motor atau jalan setapak.
“Kami sengaja menjangkau titik-titik yang jarang tersentuh bantuan. Daging kurban ini bukan sekadar tradisi, tapi bentuk kehadiran TNI di tengah warga,” ujar Komandan Kodim 1206 Putussibau dalam keterangan pers, baru-baru ini.
Berapa Ekor Hewan yang Disembelih?
Satuan TNI di Putussibau menyembelih puluhan ekor sapi dan kambing yang berasal dari partisipasi personel serta donasi masyarakat sekitar. Proses penyembelihan dilakukan di halaman Makodim seusai salat Id, dengan tetap menerapkan protokol kebersihan.
Daging yang sudah dikemas dalam kantong plastik langsung diangkut menggunakan kendaraan taktis dan perahu karet milik satuan. Pengiriman ke kampung hulu memakan waktu hingga dua jam perjalanan.
Mengakoordinasikan dengan Pemerintah Kampung
Pendistribusian daging kurban melibatkan kepala kampung dan babinsa setempat untuk mendata penerima secara tepat sasaran. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih dengan bantuan dari instansi lain.
“Kami tidak ingin ada warga yang kebagian dua kali sementara yang lain tidak dapat sama sekali. Data dari pemerintah kampung menjadi acuan utama,” tambah Dandim.
Apakah Ada Warga yang Tidak Terjangkau?
Meski jangkauan terbatas, Kodim 1206 menargetkan distribusi ke 15 kampung di dua kecamatan. Kampung-kampung yang berada di pedalaman seperti Nanga Biang dan Pulau Manak termasuk dalam daftar prioritas karena minim akses transportasi umum.
Personel TNI juga menitipkan daging kurban kepada warga yang melintas di pos-pos pengamanan perbatasan. Langkah ini diambil agar tidak ada daging yang terbuang sia-sia.
Bagaimana Respons Warga?
Warga menyambut positif pembagian ini. Sebagian mengaku baru pertama kali menerima daging kurban dari TNI. “Biasanya dapat dari masjid, tahun ini dari bapak-bapak TNI. Terima kasih, ini sangat membantu,” ujar Siti, warga Kampung Pulau Manak.
Kodim 1206 Putussibau berencana menjadikan program berbagi daging kurban sebagai agenda tahunan. Ke depan, mereka akan memperluas jangkauan ke kampung-kampung yang lebih terisolasi.