Kobaran api yang melahap lahan di kawasan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, berhasil dijinakkan prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) TP 882/Hulubalang Kodam XII/Tanjungpura pada Rabu siang. Personel dikerahkan setelah kepulan asap tebal mulai mengancam permukiman warga di sekitar lokasi, memaksa tim pemadam bergerak cepat melokalisir titik api agar tidak meluas.
PONTIANAK — Satuan TNI dari Yonif TP 882/Hulubalang bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Personel diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan munculnya titik api yang menghasilkan kepulan asap dan mengancam permukiman warga di sekitar area terdampak.
Komandan Batalyon (Danyonif) TP 882/HB, Letkol Inf Ricky Fauzie, mengatakan tim langsung dikerahkan untuk melakukan lokalisir dan pemadaman begitu informasi diterima. Kondisi lapangan yang dipenuhi asap tebal sempat membatasi jarak pandang para prajurit saat menyusuri area yang terbakar menggunakan armada truk pemadam.
Kesiapsiagaan Personel Jadi Kunci Penanganan Cepat
Ricky menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh seluruh personel dan peralatan menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan karhutla. Hal ini dinilai krusial untuk meminimalkan dampak asap yang bisa mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat sekitar.
"Kesiapsiagaan penuh seluruh personel dan peralatan adalah kunci utama kami untuk meminimalkan dampak asap bagi masyarakat sekitar," kata Ricky di Sungai Raya, Rabu.
Api Berhasil Dikendalikan, Personel Lakukan Pemantauan
Upaya pemadaman secara intensif akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api di lokasi kejadian. Setelah api padam, personel tidak langsung menarik diri, melainkan terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar dan memicu kebakaran susulan.
Respons cepat yang ditunjukkan prajurit TNI ini merupakan bagian dari sinergi aparat dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Ricky menegaskan pihaknya akan terus membantu penanganan karhutla sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dan tanggung jawab TNI dalam melindungi masyarakat.