Ngabang, Majalahmataborneonews.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, tak hanya menghanguskan lahan. Kabut asap pekat yang ditimbulkannya kini menyelimuti permukiman dan mengancam kesehatan warga.
Menyikapi kondisi kritis itu, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, bergerak cepat. Ia turun langsung ke lokasi titik api untuk membagikan masker kepada warga serta memimpin langsung penanganan karhutla.
Di Dusun Pampang, Desa Sidas, tebalnya asap membuat jarak pandang terbatas dan udara terasa sesak. Dengan seragam dinas lengkap dan masker pelindung, Karolin mendistribusikan masker kepada masyarakat serta petugas gabungan yang berjibaku di lapangan. Langkah ini ditempuh untuk mencegah meluasnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah bencana asap.
Urgensi perlindungan ini semakin tinggi lantaran posisi api yang telah merambah dekat area permukiman warga.
“Sementara diperkirakan 50 hektar ya. Masyarakat juga turun membantu, kita banyak dibantu oleh masyarakat juga sejak tadi malam. Karena memang lokasi apinya dekat dengan perkampungan,” ungkap Karolin saat meninjau langsung ke lokasi.
Karolin memastikan pembagian masker terus dilakukan seiring upaya pemadaman yang masih berlangsung hingga saat ini.