KALIMANTAN BARAT — Michael Carrick menegaskan tidak akan mengubah pendekatannya meski Manchester United kembali menelan kekalahan di Stamford Bridge. Kekalahan itu memperpanjang puasa kemenangan United sejak awal September dan menempatkan posisi pelatih asal Inggris tersebut di ujung tanduk.
Kekalahan terbaru Manchester United di kandang Chelsea menjadi pukulan lanjutan bagi Carrick. Mantan gelandang Tottenham Hotspur itu kini disebut-sebut sebagai pelatih yang paling cepat berada di kursi panas, dengan masa depannya di Old Trafford kian tidak pasti.
Sejumlah pengamat menilai masalah United bukan sekadar sosok di bangku cadangan. Barney Ronay dalam analisisnya menyebut Carrick bukanlah persoalan utama di klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Puasa Kemenangan Sejak Awal September
Kekalahan di Stamford Bridge membuat United belum meraih kemenangan sejak awal September. Catatan itu menjadi salah satu periode terburuk klub dalam beberapa musim terakhir.
Hasil buruk tersebut bahkan sempat membuka peluang United menyentuh dasar klasemen. Situasi itu hanya terhindar karena Coventry dan Sunderland saling berhadapan pada laga sore hari setelah kekalahan United.
Jacob Steinberg dalam laporannya dari Stamford Bridge menyoroti penampilan individu yang dianggap mencerminkan kemunduran United. Lisandro Martinez disebut sebagai pemain yang seharusnya sudah dijual bersama sejumlah nama lain di skuad.
Carrick Menolak Berdalih
Di tengah tekanan, Carrick memilih tidak mencari alasan atas hasil buruk timnya. Ia menegaskan satu-satunya jalan keluar adalah kembali meraih kemenangan.
"Tidak ada kata-kata yang bisa saya jelaskan sekarang yang membuatnya berbeda," kata Carrick. "Itu tidak akan mengubahnya. Kami harus bergerak maju dan memenangi pertandingan, sesederhana itu."
Pernyataan tersebut menunjukkan Carrick tetap bertahan dengan pendekatannya. Namun tekanan dari publik dan media terhadap posisinya diperkirakan terus meningkat jika United gagal meraih hasil positif dalam waktu dekat.
Liverpool vs Arsenal Menutup Pekan
Perhatian pada hari Minggu beralih ke laga besar antara Liverpool dan Arsenal di Anfield. Arsenal berupaya bangkit setelah kunjungan mereka ke wilayah barat laut Inggris pada pertengahan pekan.
Di sisi lain, Liverpool berusaha mempertahankan momentum di kandang sendiri. Pertemuan kedua tim menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam jadwal Premier League akhir pekan ini.
Andoni Iraola juga menjadi nama yang dipantau. Pelatih Bournemouth itu berupaya menjaga timnya terus melaju setelah performa impresif dalam beberapa laga terakhir.
Reaksi dan Hasil Laga Sabtu
Selain laga utama, rangkaian pertandingan Sabtu menyisakan sejumlah cerita yang masih dibahas. Hasil-hasil tersebut memengaruhi peta persaingan di papan klasemen sementara.
Pembaruan skor langsung, klasemen Premier League, dan jadwal pertandingan berikutnya menjadi informasi yang paling dicari penggemar sepanjang hari ini. Spekulasi mengenai masa depan Carrick diprediksi tetap menjadi topik hangat hingga laga United berikutnya.