MEMPAWAH — Kecelakaan maut itu bermula ketika sepeda motor Honda Mio 125 tanpa nomor polisi melaju kencang dari arah Singkawang menuju Pontianak. Setibanya di Jalan Baru, Desa Sungai Bundung Laut, pengendara diduga terlambat melihat beton pembatas jalan di depannya.
Jarak sudah terlalu dekat. Pengendara tak sempat menghindar, dan motor menghantam beton pembatas hingga ringsek berat. Benturan keras itu mengagetkan warga sekitar dan pengguna jalan lain yang melintas.
Korban Tewas di Lokasi, Satu Dirujuk ke Singkawang
Pengendara Alifi Nailul dan penumpang Faiz Wahyudi meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Keduanya warga Desa Sungai Kunyit Hulu, Kecamatan Sungai Kunyit.
Penumpang ketiga, Muhammad Irfansyah, mengalami luka berat. Warga Desa Mendalok itu mula-mula dilarikan ke Puskesmas Sungai Duri bersama kedua korban lainnya, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang untuk perawatan lanjutan.
Motor Bonceng Tiga Melaju dari Arah Singkawang
Sepeda motor yang ditumpangi ketiga remaja itu dikendarai bonceng tiga. Pola ini lazim ditemui di jalan lintas kabupaten, terutama pada malam hari ketika arus kendaraan mulai lengang.
Beton pembatas jalan di Jalan Baru menjadi titik yang diduga kurang terlihat oleh pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian soal penyebab pasti kecelakaan.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Warga dan pengguna jalan yang menyaksikan insiden langsung membantu evakuasi ketiga korban. Motor yang rusak parah menjadi bukti kerasnya benturan di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari Satlantas Polres Mempawah mengenai hasil olah tempat kejadian perkara maupun status penanganan kasus. Korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.