Pencarian

PLN Kalbar Sambungkan Listrik Gratis untuk 7 Keluarga Prasejahtera di Wajok Hilir, Mempawah

Selasa, 14 Juli 2026 • 19:37:32 WIB
PLN Kalbar Sambungkan Listrik Gratis untuk 7 Keluarga Prasejahtera di Wajok Hilir, Mempawah
PLN Kalbar meresmikan sambungan listrik gratis bagi tujuh keluarga prasejahtera di Desa Wajok Hilir, Mempawah, melalui Program Light Up The Dream.

MEMPAWAH — Program Light Up The Dream (LUTD) kembali menyasar wilayah pedesaan di Kalimantan Barat. Kali ini, tujuh kepala keluarga di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, resmi mendapatkan akses listrik secara mandiri setelah sambungan mereka dinyalakan secara simbolis, Minggu (12/7).

Peresmian itu dipusatkan di rumah Zubaidi, salah satu penerima manfaat. Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. K.H. Ali Masykur Musa, hadir langsung didampingi General Manager PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan.

Listrik Bukan Sekadar Penerangan

Dalam sambutannya, Ali Masykur Musa menekankan bahwa kehadiran listrik bagi keluarga prasejahtera memiliki makna yang jauh lebih besar. Menurutnya, program ini adalah wujud tanggung jawab sosial PLN di luar urusan bisnis.

"PLN tidak hanya memiliki tanggung jawab menjalankan bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui Program Light Up The Dream, kami ingin memastikan semakin banyak keluarga yang dapat menikmati listrik sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup," ujar Ali Masykur Musa.

Ia juga mengajak para penerima manfaat untuk bersyukur dan memanfaatkan energi listrik untuk kegiatan produktif. "Semoga listrik yang hadir hari ini membawa keberkahan, membuka peluang usaha, mendukung pendidikan anak-anak, dan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera," imbuhnya.

Donasi Sukarela Pegawai Jadi Sumber Dana

Program LUTD berbeda dari skema penyambungan listrik reguler. Setiap sambungan yang terpasang merupakan hasil donasi sukarela dari para pegawai PLN. Konsep gotong royong ini menjadi fondasi utama program, memungkinkan keluarga prasejahtera memperoleh akses listrik tanpa biaya.

General Manager PLN UID Kalbar, Maria G.I. Gunawan, menyebut program ini sebagai wujud nyata kepedulian insan PLN. "Listrik merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program Light Up The Dream, PLN ingin memastikan bahwa manfaat listrik dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga, termasuk mereka yang membutuhkan," kata Maria.

Haru di Kediaman Zubaidi

Suasana haru mewarnai peresmian ketika Ali Masykur Musa berbincang hangat dengan Zubaidi dan keluarganya. Bagi Zubaidi, sambungan listrik ini adalah pertama kalinya keluarganya menikmati energi secara mandiri.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PLN. Kini rumah kami sudah menikmati listrik sendiri. Semoga PLN semakin maju, terus memberikan pelayanan terbaik, dan selalu menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat," ungkap Zubaidi.

Kehadiran listrik di rumah Zubaidi menjadi simbol harapan baru. Akses ini membuka peluang bagi anak-anak untuk belajar di malam hari, serta memungkinkan aktivitas ekonomi rumahan yang sebelumnya terhambat tanpa penerangan yang memadai.

Pemerataan Akses Energi di Kalbar

PLN UID Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan listrik hingga ke pelosok desa. Program LUTD dinilai efektif menjangkau keluarga yang belum tersentuh jaringan listrik komersial. Dengan semangat gotong royong, PLN menargetkan semakin banyak masyarakat prasejahtera di Kalimantan Barat yang bisa menikmati listrik secara mandiri dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks