Pencarian

Otorita IKN Targetkan Ibu Kota Politik Rampung 2028, 40 Paket Pekerjaan Fisik Digarap

Kamis, 16 Juli 2026 • 11:10:01 WIB
Otorita IKN Targetkan Ibu Kota Politik Rampung 2028, 40 Paket Pekerjaan Fisik Digarap
Otorita IKN menargetkan rampungnya pembangunan ibu kota politik pada 2028 dengan menggarap 40 paket pekerjaan fisik.

KALIMANTAN BARAT — Otorita IKN menggelar forum monitoring dan evaluasi di Multifunction Hall, Gedung Kemenko 1, KIPP IKN, Selasa (14/7/2026). Pertemuan itu melibatkan investor, kementerian dan lembaga terkait, penyedia jasa konstruksi, konsultan, serta manajemen konstruksi induk untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai jadwal.

Tiga Skema Pendanaan dan Capaian Fisik per Kementerian

Pembangunan IKN saat ini ditopang oleh tiga skema pembiayaan: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta investasi swasta. Otorita IKN mengelola pendanaan APBN bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Dari 40 paket fisik yang dikelola Otorita IKN, 15 paket masih dalam tahap konstruksi, dan 16 paket lainnya memasuki proses persiapan lelang. Pekerjaan yang tengah berlangsung mencakup pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif, gedung perkantoran, jaringan jalan, embung, kolam retensi, hingga jaringan perpipaan air minum.

Kementerian PU menangani 90 paket pekerjaan fisik, di mana 78 paket telah selesai dan 12 paket masih dalam konstruksi. Proyek strategis yang masih berjalan antara lain Jalan Tol IKN dan duplikasi Jembatan Pulau Balang. Sementara itu, Kementerian PKP mengelola 12 paket pembangunan, dengan 11 paket telah rampung dan satu paket sisanya adalah pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang direlokasi.

Investasi Swasta: 67 Perusahaan Teken Kontrak, 9 Proyek Rampung

Minat investor swasta terus mengalir. Hingga saat ini, 67 pelaku usaha telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dari jumlah tersebut, sembilan proyek telah selesai dan enam proyek lainnya masih dalam tahap konstruksi. Proyek yang sedang dibangun antara lain Kampus Universitas Gunadarma Nusantara, Rumah Sakit Abdi Waluyo, Teras by Plataran, serta dua proyek apartemen dari PT Star Bright International Investment dan PT Dian Jaya Indonesia.

Melalui skema KPBU, terdapat 13 proyek prakarsa yang terdiri dari tujuh sektor hunian dan enam sektor jalan. Dalam waktu dekat, konstruksi akan dimulai untuk 108 unit rumah tapak oleh PT Intiland Development Tbk serta delapan menara rumah susun oleh PT Nindya Karya.

Kepala Otorita IKN: Kecepatan Tak Korbankan Keselamatan dan Kualitas

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengingatkan seluruh pihak agar percepatan pembangunan tidak mengorbankan aspek keselamatan kerja dan kualitas hasil.

“K3 kita harus lebih ketat lagi. Kecelakaan bisa saja terjadi, tetapi harus kita minimalkan. Kita bekerja cepat, tetapi tetap aman dan nyaman. Target kita adalah 2028. Tiga pilar pembangunan IKN tetap menjadi pegangan, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Basuki dalam forum evaluasi.

Forum tersebut juga membahas berbagai kendala dan isu strategis yang muncul di lapangan. Otorita IKN berharap koordinasi lintas sektor ini dapat menyelaraskan pelaksanaan proyek yang didanai APBN, investasi swasta, maupun KPBU sehingga target menjadikan Nusantara sebagai ibu kota politik pada 2028 dapat tercapai sesuai rencana.

Bagikan
Sumber: berandapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks