Pencarian

Kabut Asap Masih Pekat di Kalbar Meski Titik Api Menurun, BPBD: Bisa Jadi Kiriman dari Kalteng dan Kalsel

Rabu, 09 September 2026 • 05:02:01 WIB
Kabut Asap Masih Pekat di Kalbar Meski Titik Api Menurun, BPBD: Bisa Jadi Kiriman dari Kalteng dan Kalsel
Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat meskipun titik api dilaporkan menurun.

PONTIANAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat buka suara soal kabut asap yang masih pekat di sejumlah wilayah. Meski titik api dilaporkan berkurang, udara di Kalbar belum juga bersih.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menegaskan penurunan titik panas di wilayahnya tak otomatis membuat kabut menghilang. Ia menduga asap yang menyelimuti Kalbar merupakan kiriman dari wilayah lain di Pulau Kalimantan.

Asap Kiriman dari Kalteng dan Kalsel

"Memang harus kita maknai bahwa pekatnya asap di Kalimantan Barat ini tidak bisa kita maknai bahwa kebakaran hanya terjadi di Kalimantan Barat," kata Daniel ditemui di kantornya, Selasa (8/9/2026).

Daniel menjelaskan kebakaran hutan dan lahan juga melanda sejumlah wilayah lain di Kalimantan. Kondisi itu berpotensi memengaruhi kualitas udara di Kalbar jika asap terbawa arah angin.

"Kita juga mengetahui di media sosial bahwa kebakaran ini terjadi di satu pulau Kalimantan, antara lain Kalteng, Kalsel," ujarnya.

Mengapa Titik Api Turun tapi Udara Masih Pekat?

Daniel menegaskan, pergerakan asap tidak bisa dibatasi garis administrasi. "Dan tentu asap ini tidak mengenal administrasi wilayah, jadi bisa saja asap yang ada di Kalimantan Barat ini merupakan asap kiriman," jelasnya.

Dengan demikian, penurunan titik api di Kalbar belum tentu langsung menghilangkan kabut asap. Kondisi atmosfer dan arah pergerakan asap dari wilayah lain menjadi faktor utama penentu ketebalan kabut di Kalbar.

BPBD Terus Pantau Titik Panas

BPBD Kalbar terus memantau perkembangan titik panas dan kondisi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui sumber serta pergerakan asap yang menyelimuti wilayah Kalbar secara lebih akurat.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks