Pencarian

Prabowo Instruksikan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan demi Efisiensi

Senin, 10 Agustus 2026 • 11:34:01 WIB
Prabowo Instruksikan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan demi Efisiensi
Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung kepada direksi Pertamina dan PLN untuk memangkas anak-cucu perusahaan demi efisiensi.

KALIMANTAN BARAT — Langkah pemerintah kali ini tidak main-main. Pertamina dan PLN, dua BUMN dengan rantai bisnis terbesar di Indonesia, diminta untuk melakukan pembenahan internal secara serius. Perintah langsung dari Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa era perusahaan pelat merah yang gemuk dan tidak fokus akan segera berakhir.

Mengapa Perampingan Ini Menjadi Prioritas?

Struktur bisnis yang terlalu kompleks seringkali menjadi biang inefisiensi. Selama ini, anak-cucu perusahaan yang jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan kerap tumpang tindih dan tidak fokus pada inti bisnis. Kondisi ini tentu membebani keuangan negara dan menghambat produktivitas.

Presiden menilai, dengan memangkas struktur ini, Pertamina dan PLN bisa lebih lincah dalam mengambil keputusan. Fokus utama mereka akan kembali pada pelayanan publik dan ketahanan energi nasional. Efisiensi yang dihasilkan diharapkan mampu menekan biaya operasional yang selama ini membebani keuangan negara.

Arah Baru Holding BUMN Energi

Perintah pemangkasan ini bukan sekadar pengurangan jumlah entitas. Lebih dari itu, ini adalah arahan untuk melakukan konsolidasi bisnis. Unit-unit usaha yang dinilai tidak produktif atau tidak sejalan dengan bisnis utama akan dilebur atau dihilangkan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat fundamental BUMN. Dengan struktur yang lebih ramping, Pertamina dan PLN diharapkan dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan negara. Efisiensi yang didapat juga berpotensi menekan subsidi energi yang selama ini digelontorkan pemerintah.

Dampaknya bagi Pelayanan Publik

Masyarakat umum mungkin bertanya, apa dampak nyata dari kebijakan ini? Jawabannya terletak pada kesehatan finansial kedua perusahaan. Dengan beban biaya yang lebih rendah, Pertamina dan PLN memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan.

Bagi Pertamina, efisiensi ini berarti kemampuan lebih untuk menjamin pasokan BBM di seluruh pelosok negeri. Sementara bagi PLN, langkah ini bisa mempercepat program elektrifikasi dan peningkatan keandalan listrik. Pada akhirnya, konsumen yang akan merasakan manfaat dari perusahaan yang lebih sehat dan efisien.

Perintah presiden ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi direksi Pertamina dan PLN. Mereka kini dituntut untuk bergerak cepat dalam merombak struktur bisnisnya. Keberhasilan langkah ini akan menjadi tolok ukur komitmen pemerintah dalam menciptakan BUMN yang profesional, transparan, dan berdaya saing global.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks