Pencarian

HUT ke-7 IJTI Kalbar, Jurnalis Televisi Diajak Periksa Fakta di Tengah Banjir Informasi dan Musibah Karhutla

Kamis, 10 September 2026 • 05:16:31 WIB
HUT ke-7 IJTI Kalbar, Jurnalis Televisi Diajak Periksa Fakta di Tengah Banjir Informasi dan Musibah Karhutla
Doa bersama dan syukuran digelar keluarga besar IJTI Kalbar di Aming Coffee Podomoro, Pontianak, Minggu (6/9) malam.

PONTIANAK — Doa bersama dan syukuran digelar keluarga besar IJTI Kalbar di Aming Coffee Podomoro, Pontianak, Minggu (6/9) malam. Suasana kebersamaan itu diisi dengan pengingat akan penderitaan masyarakat yang tengah dilanda musibah, mulai dari kesulitan air bersih, menghirup udara tercemar asap karhutla, hingga kehilangan akses transportasi dan komunikasi.

Doa untuk Korban Karhutla hingga Gempa NTT

Wartawan TVRI Kalbar, Ari Satriansyah, yang memandu acara, mengajak peserta merasakan langsung ujian yang dialami korban bencana. Ia menyebut musibah ini menguji kesabaran seluruh rakyat Indonesia.

"Musibah ini begitu menguji kesabaran kita sebagai rakyat Indonesia. Kesulitan air bersih, napas sesak, saudara di rantau tidak dapat dihubungi, bandara tutup, dan mata perih, semua kita rasakan hari ini," kata Ari.

Doa dipanjatkan bagi masyarakat terdampak karhutla di Kalimantan, erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. "Mari kita terus berdoa agar Yang Maha Kuasa segera mengangkat ujian ini," ujarnya.

Jurnalis Garda Verifikasi di Era Digital

Malam syukuran menjadi puncak rangkaian HUT ke-7. Sehari sebelumnya, IJTI Kalbar menggelar seminar bertema "Peran Jurnalis di Era Digitalisasi" yang menekankan urgensi verifikasi di tengah derasnya arus informasi.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar Ramdan menegaskan, jurnalis diperlukan untuk memeriksa fakta sekaligus membantu masyarakat membedakan informasi yang benar dan menyesatkan. Peran ini menjadi semakin krusial saat bencana terjadi, karena informasi keliru mengenai kondisi wilayah, jalur evakuasi, atau bantuan dapat menambah kepanikan.

"Peran mereka menjadi penting untuk meluruskan misinformasi dan disinformasi yang kerap kita temui di beranda media sosial," kata Ramdan.

Regenerasi Lewat Lomba Video Berita

Panitia juga mengumumkan pemenang Lomba Video Berita kategori pelajar dan mahasiswa. Kompetisi ini menjadi ruang bagi generasi muda mengenal proses jurnalistik dan menyampaikan informasi lewat karya audiovisual.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin yang menyerahkan hadiah secara simbolis berharap para peserta terus mengembangkan kemampuan. "Selamat kepada para pemenang. Semoga dapat terus menjaga bakat jurnalistik televisinya. Siapa tahu ke depan bisa bekerja di salah satu media televisi," ujar Satarudin.

Apresiasi untuk Jurnalis Senior Layar Kaca

IJTI Kalbar memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah jurnalis televisi senior yang telah lama mewarnai layar kaca nasional. Mereka adalah Sy. Amin Alkadrie (mantan wartawan SCTV), Ridwan Ismail (mantan wartawan RCTI), Tut Wuri Handayani (wartawan tvOne), dan D.A. Rony (wartawan TVRI).

Malam puncak juga diisi pembekalan dan motivasi dari para senior kepada anggota muda. Pengalaman mereka diharapkan menjadi bekal regenerasi jurnalis televisi agar menjaga integritas dan profesionalisme.

Ketua Pengda IJTI Kalbar Yuniardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung rangkaian kegiatan. Pria yang akrab disapa Uun itu mengapresiasi kekompakan panitia. "Tak lupa, apresiasi untuk rekan-rekan panitia yang selalu kompak dan bertekad kuat menyukseskan acara ini," katanya.

Peringatan HUT ke-7 ini membawa dua pesan utama: jurnalis dituntut menjaga kebenaran di tengah banjir informasi, sekaligus mempertahankan kepekaan terhadap penderitaan masyarakat.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks