KALIMANTAN BARAT — Persija Jakarta menuntaskan perburuan striker anyar mereka. Ivan Mamut diperkenalkan sebagai rekrutan baru melalui unggahan video singkat yang menampilkan dirinya bersama Marko Simic, eks bomber Macan Kemayoran yang kini sudah tak lagi berseragam oranye.
Video itu bukan sekadar konten perkenalan. Simic memang punya andil nyata dalam keputusan Mamut menyeberang ke Jakarta, dan hal itu diakui langsung oleh sang pemain.
Rekomendasi Simic Jadi Penentu Keputusan Mamut
Mamut mengaku sempat berbicara panjang dengan Simic sebelum menerima tawaran Persija. Cerita-cerita positif soal klub dan suporter membuatnya yakin.
"Saya mendengar banyak hal baik tentang Persija. Saya juga banyak berbicara dengan Marko Simic. Dia sangat membantu saya, dan karena dialah saya ada di sini sekarang," kata Ivan dalam keterangan resmi klub.
Keduanya sama-sama berasal dari Kroasia. Simic sendiri pernah jadi ujung tombak utama Persija dan mencatatkan namanya di deretan penyerang produktif klub ibu kota.
Jejak Karier Mamut dari Kroasia hingga Malaysia
Sebelum ke Jakarta, Mamut menempuh perjalanan panjang di sepak bola Eropa dan Asia Tenggara. Karier profesionalnya dimulai bersama Inter Zapresic pada 2016 hingga 2021.
Dari sana ia sempat berpindah-pindah klub lokal Kroasia sebelum hijrah ke Rumania memperkuat CS U Craiova. Pada 2023, Mamut melanjutkan karier ke Malaysia bersama Terengganu FC sampai 2025.
Ia kemudian kembali ke Kroasia untuk membela NK Varazdin. Pada musim terakhirnya, 2025/2026, Mamut tampil produktif dengan mencetak 11 gol — modal yang diharapkan bisa diterjemahkan ke Liga Indonesia.
Ambisi Mamut Bersama Macan Kemayoran
Striker 29 tahun itu tidak datang sekadar untuk mengisi slot asing. Ia berbicara soal target kolektif dan peluang Persija bersaing di papan atas klasemen musim ini.
"Saya bisa merasakan bahwa musim yang baik sedang menanti kami. Jadi, kami hanya harus bermain 100 persen di setiap pertandingan. Ini tidak akan mudah karena ada banyak tim bagus di liga, tetapi kami akan berjuang untuk berada di posisi teratas klasemen," ujarnya.
Kepada The Jakmania, Mamut menyampaikan pesan singkat soal intensitas bermain yang akan ia bawa ke lapangan.
"Saya sangat bersemangat di lapangan dan saya akan memberikan lebih dari 100 persen di setiap pertandingan," ucapnya.
Yang Persija Dapat dari Mamut
Persija mendapatkan penyerang dengan pengalaman bermain di tiga liga berbeda: Kroasia, Rumania, dan Malaysia. Rekam jejak 11 gol di musim terakhir bersama Varazdin jadi indikator ketajaman yang belum tentu dimiliki opsi lain di pasar transfer.
Kedatangan Mamut juga menutup spekulasi soal sosok pengganti di lini depan. Kini tinggal bagaimana ia beradaptasi dengan ritme Liga Indonesia dan ekspektasi tinggi dari tribun The Jakmania.